Beredar Video Evakuasi Pendaki Swiss Jatuh di Gunung Rinjani Pakai Helikopter: Fasilitas Asuransi Pribadi
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, LOMBOK- Beredar rekaman video evakuasi pendaki asal Swiss, Benedikt Emmenegger (46) menggunakan helikopter di Gunung Rinjani.
Video itu direkam oleh netizen @dani_rinj4ni dan @joshua_banjarnahor_.
Melalui video itu, mereka ingin membuktikan bahwa mengevakuasi korban jatuh di Gunung Rinjani bukan hal mudah sebab kondisi alamnya yang sulit didarati helikopter.
Pendaki itu jatuh di kawasan Danau Segara Anak di Gunung Rinjani.
Mengutip akun @hailotim, Kamis (17/7/2025), pendaki asal Swiss jatuh di jalur 25 menit sebelum sampai Segara Anak pada Rabu (16/7/2025).
"Pendaki itu mengalami luka dan ada pendarahan. Evakuasi gerak cepat dilakukan menggunakan helikopter. Korban kemudian dibawa langsung ke salah satu RS di Bali untuk mendapat perawatan intensif," bebernya.
Ketika kejadian tewasnya pendaki asal Brasil, Juliana Marins belum lama ini di kawasan Letter E, jenazahnya tidak bisa dievakuasi menggunakan helikopter, namun berbeda dengan turis asal Swiss ini.
Menurut keterangan dari akun tersebut, ternyata belakangan diketahui, helikopter yang digunakan untuk mengevakuasi Benedikt Emmenegger adalah fasilitas asuransi pribadinya.
"Belakangan diketahui, helikopter yang mengevakuasi korban merupakan fasilitas dari asuransi pribadinya. Helikopter berangkat dari Bali dan membawa korban yang menderita sejumlah luka untuk mendapat perawatan intensif di RS yang ada di Bali, sesuai fasilitas asuransinya," sebutnya.
BACA JUGA: TERULANG LAGI! Giliran WNA Swiss Terjatuh dari Gunung Rinjani! Netizen: Gunungnya Lagi Butuh Istirahat
Sebelumnya diwartakan bahwa pria tersebut dilaporkan terjatuh di jalur ekstrem Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak, Rabu (16/7/2025) sekitar pukul 12.20 WITA.
Kejadian nahas ini terjadi tak lama setelah korban memulai perjalanannya.
Berdasarkan catatan pendakian, Benedikt mulai naik pada Selasa (15/7/2025) dan dijadwalkan turun keesokan harinya, Rabu(16/7/2025).
Namun takdir berkata lain, saat berada di ketinggian 2.693 mdpl, Benedikt terperosok hingga jatuh sejauh 375 meter ke titik 2.318 mdpl.
Tim Kantor SAR Mataram langsung bergerak cepat setelah menerima laporan tersebut.
“Satu orang WNA Swiss terjatuh di jalur pendakian Gunung Rinjani Sembalun, Kabupaten Lombok Timur,” demikian keterangan resmi dari Kantor SAR Mataram.
Tim penyelamat yang terdiri dari 5 orang diberangkatkan pada pukul 12.45 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.35 WITA. Beruntung, nyawa Benedikt terselamatkan. Namun, ia mengalami patah tulang di bagian kaki.
“Saat ini korban telah dievakuasi dalam kondisi sadar dan selamat, namun mengalami cedera serius di kaki,” jelas Kasi Operasi SAR Mataram, Saidar.
Insiden ini langsung menyulut reaksi dari netizen. Ada yang bersyukur korban selamat, ada pula yang menyindir aksi pendakian yang dianggap sembrono. (yayu/berbagai sumber)
Editor: Yayu