PT Belitang Panen Raya
Raja Ultima
Raja Platinum
RajaKita
RAJA (kategori ekonomis)
Japfa Group
Ayana
212 Merek Diserahkan ke Polisi dan Kejagung!
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membongkar fakta mencengangkan: sebanyak 212 merek beras diduga melanggar mutu dan takaran, dan telah dilaporkan ke Kapolri dan Jaksa Agung.
“Kami sudah kirim 212 merek ke Polri dan Kejagung. Ada yang mengurangi volume, mutunya tidak sesuai, bahkan tidak layak edar,” tegas Amran di Jakarta, Senin (7/7/2025).
Amran menyebut, sudah 10 perusahaan besar yang mulai diperiksa, termasuk empat nama yang sudah dikonfirmasi oleh pihak Bareskrim.
Masih Tahap Pemeriksaan
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Helfi Assegaf, membenarkan proses pemeriksaan empat perusahaan besar tersebut. Namun, ia belum bersedia mengungkap detail materi pemeriksaan.
“Betul, saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Helfi singkat.
Pemerintah Tegas: Jangan Main-main dengan Standar!
Dengan stok beras nasional saat ini yang melimpah, Amran menegaskan bahwa produsen harus tunduk pada standar mutu dan takaran.
“Kami minta semua produsen segera perbaiki produknya jika tak sesuai standar. Satgas Pangan akan bergerak sampai ke daerah,” ucapnya.
Kasus ini diprediksi akan berdampak besar bagi citra industri pangan nasional, terutama dengan keterlibatan brand-brand yang sudah familier di masyarakat.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







