Dua Jemaah Haji Debarkasi Banjarmasin Masih di Arab Saudi, Kepala Kemenag: 1 Hilang, 1 Sakit
"Beliau dirawat sejak tanggal 20 Juni 2025 akibat sakit pneumonia efusi pleura dekstra (penumpukan cairan di rongga pleura kanan) dengan desaturasi (penurunan kadar oksigen dalam darah) + low intake. Mohon doakan bersama, semoga bapak Hasbullah bersama dengan dua orang jemaah haji Indonesia yang hilang lainnya senantiasa dalam perlindungann Allah SWT dan cepat ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat. Begitu juga dengan Kapsariah Salim yang masih dirawat di RS Arab Saudi semoga disembuhkan penyakitnya dan bisa segera dipulangkan kembali ketanah air," katanya.
Ia juga mendoakan para petugas haji, semoga Allah berikan kesehatan serta petunjuk dan kemudahan dalam melakukan pencarian jemaah yang hilang serta dimudahkan dalam pengobatan atau perawatan untuk jemaah haji yang masih sakit di Arab Saudi," tambahnya.
Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji debarkasi Banjarmasin telah selesai, ditandai dengan kedatangan jemaah haji Kloter 13 sebagai rombongan terakhir yang tiba.
Kloter 13 tiba di Bandara Syamsuddin Noor pada Selasa (8/7/2025) malam lalu sekitar pukul 19.50 Wita.
Untuk diketahui, dengan kedatangan jemaah haji Kloter 13 maka jumlah jemaah haji ditambah dengan petugas yang telah berada di Tanah Air sebanyak 5.487, sedangkan untuk yang wafat di Tanah Air (saat perjalanan pulang) 1 orang dan yang wafat di Arab Saudi 12 orang, serta yang masih di Arab Saudi 2 orang.
Dengan demikian, jumlah totalnya 5.402 orang. (yayu)