CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, turut menyoroti bahwa digitalisasi dan perubahan iklim telah menciptakan tantangan perlindungan anak yang semakin kompleks. “Dampak krisis iklim membuat anak-anak makin sulit mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar. Di sisi lain, dunia digital memberi peluang tapi juga risiko tinggi,” jelasnya. Ia mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen dalam melindungi anak dan menjadikan mereka agen perubahan.

Webinar yang berlangsung meriah ini juga menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif, seperti Content Creator Sadam Permana, ICLEI Country Manager Arif Wibowo, Anindito Aditomo dari Dewan Pakar PSPK, serta aktivis muda dari Digital Youth Council dan Child and Youth Advisory Network. Kegiatan ini bukan hanya sekadar diskusi, tapi juga wadah belajar dan bertukar ide bagi anak-anak se-Indonesia. Dengan semangat Hari Anak Nasional bertema “Anak Indonesia Hebat dan Bersaudara,” acara ini jadi bukti bahwa anak muda indonesia siap bersuara, berkarya, dan berkontribusi! (Aar)
Editor: Andi Akbar







