Elpiji 3 Kilogram Capai Rp 40 Ribu di Eceran, ini Kata Wali Kota Banjarmasin
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Lonjakan harga gas elpiji 3 kilogram mencapai Rp 40 ribu di tingkat pengecer di Kota Banjarmasin mendapat perhatian dari Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR.
Ia menyatakan bahwa pemerintah kota akan segera mengambil langkah untuk mengatasi persoalan ini demi meringankan beban masyarakat.
“Ini memang kondisi yang kita hadapi saat ini. Namun, harga eceran tertinggi (HET) LPG sebenarnya sudah ditetapkan secara resmi," tegas Yamin, Sabtu (28/6/2025).
Baca Juga
Narkoba Ditemukan dalam Tepung Bantuan Warga Gaza, Strategi Israel Agar Ketergantungan Massal!
"Jika ada pihak yang menjual melebihi harga tersebut, tentu harus ada tindakan tegas dari pihak terkait,” tambahnya.
Pihaknya mengaku akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, khususnya bagian ekonomi, untuk memetakan situasi distribusi LPG di lapangan.
“Kami mengimbau kepada para agen untuk mengikuti aturan harga yang telah ditetapkan distributor. Jangan sampai harga di masyarakat semakin membebani,” ujar Yamin
Yamin menyebut keluhan dari masyarakat terkait naiknya harga LPG terus berdatangan. Untuk itu, pihaknya akan menginstruksikan tim untuk turun langsung ke lapangan melakukan survei ke wilayah-wilayah yang terdampak.
Terkait dugaan adanya pengecer yang menjual dengan harga sangat tinggi, Wali Kota menyatakan akan melakukan pemantauan langsung.
“Kalau ada pengecer yang melanggar, pertama kita akan tegur agen atau distributor yang memasok ke pengecer tersebut," kata Yamin
"Jika masih melanggar, bisa saja kami pertimbangkan untuk mencabut izinnya,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan stakeholder terkait sangat penting untuk menjaga stabilitas harga gas LPG di pasaran.
“Kita tidak ingin harga LPG ini menjadi beban tambahan bagi masyarakat. Maka kita akan lakukan langkah-langkah konkret secepatnya,” tutupnya. (Ramadan)
Editor Restu