Dylan Harper Dipilih Spurs, Incar Hat-trick Rookie of the Year
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Ambisi San Antonio Spurs untuk kembali menguasai panggung rookie NBA terus berlanjut. Dalam NBA Draft 2025 yang digelar Rabu waktu setempat, Spurs memilih Dylan Harper, guard bertalenta dari Rutgers, dengan pilihan urutan kedua.
Langkah ini mempertegas strategi jangka panjang Spurs yang selama dua tahun terakhir sukses memoles Victor Wembanyama dan Stephon Castle menjadi Rookie of the Year secara beruntun. Kini, mata tertuju pada Harper untuk memperpanjang dominasi itu menjadi tiga musim berturut-turut.
“Saya rasa ketika bermain dengan para pemain hebat, itu akan mengeluarkan sisi terbaik dari diri saya,” ujar Harper seperti dikutip dari situs resmi NBA. “Mereka (Spurs) punya tim inti dengan pemain muda yang hebat. Saya siap bergabung dan memberi dampak di mana pun saya dibutuhkan.”
Cocok dengan Gaya Spurs yang Fleksibel
Meski Spurs telah memiliki Stephon Castle dan baru saja merekrut De’Aaron Fox, pilihan terhadap Harper bukan tanpa alasan. Pemain setinggi 198 cm itu dikenal sebagai guard serbabisa yang cocok dengan filosofi positionless basketball yang tengah dikembangkan di San Antonio.
Di Rutgers, Harper dikenal dengan daya jelajahnya yang tinggi, kemampuan menembus pertahanan, serta menciptakan tekanan konstan di area paint. Hal ini dinilai akan membuka ruang tembak bagi Wembanyama, serta memperkaya variasi serangan Spurs.
Potensi defensif Harper juga menjadi daya tarik tersendiri. Dengan ukuran dan fisik yang ideal, Harper dapat menjadi bagian penting dalam lini pertahanan Spurs yang akan semakin solid bersama Wembanyama, serta arahan dari staf pelatih baru seperti Corliss Williamson dan Sean Sweeney.
Era Baru Tanpa Popovich, Tapi Masih dalam Bayangannya
NBA Draft 2025 ini juga menjadi momen penting karena Spurs untuk pertama kalinya dalam hampir 30 tahun tidak lagi berada di bawah arahan langsung Gregg Popovich. Meski demikian, pelatih legendaris berusia 76 tahun itu masih aktif berperan dalam proses pengambilan keputusan draft.
Investasi Lanjutan: Carter Bryant dan Trade Hak Pilih
Spurs juga menggunakan pilihan ke-14 untuk merekrut Carter Bryant, forward dari Arizona yang dikenal sebagai 3-and-D player sebuah tipe pemain modern yang mampu menembak tripoin dan menjadi benteng pertahanan.
Bryant mencatatkan 37 blok dan 37,1% akurasi tripoin selama musim perdananya bersama Wildcats, menjadikannya sosok ideal untuk mendukung strategi Spurs di kedua sisi lapangan.
Sebagai bagian dari manuver jangka panjang, Spurs juga menukar hak pilih ke-38 kepada Indiana Pacers dengan imbalan satu pilihan putaran kedua di masa depan dan kompensasi tunai. Langkah ini dinilai sebagai strategi fleksibel dalam memperkuat aset draft ke depan.