WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Ajang balap Formula E Jakarta 2025 kembali digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang berlokasi di Ancol. Tapi tahukah kamu, sirkuit ini menyimpan sejumlah fakta menarik dan tidak biasa dibanding lintasan balap di kota lainnya? Berikut 5 fakta unik sirkuit Formula E Ancol yang bikin pembalap dan penonton terkesima: 1️⃣ Bukan Jalan Umum, Tapi Jalur Khusus Tidak seperti balapan jalan raya di kota-kota lain, sebagian besar lintasan Formula E Ancol dibangun khusus dan tidak digunakan untuk lalu lintas harian. Aspalnya dirancang lebih rata, lebih halus, dan dilengkapi dengan sistem drainase modern untuk mencegah genangan air saat hujan. 2️⃣ Berpadu dengan Laut dan Pantai Sirkuit ini jadi satu dari sedikit trek Formula E di dunia yang menyuguhkan pemandangan laut langsung! Beberapa sektor lintasan berada dekat dengan kawasan pantai Ancol, menjadikan balapan terasa seperti "tropical street race" yang ikonik. 3️⃣ Dirancang untuk Mobil Listrik Generasi Baru Trek sepanjang ±2,4 kilometer ini dirancang sejak awal untuk mobil listrik Gen3 Evo, dengan tikungan tajam, chicane sempit, dan sektor cepat. Desain ini mendorong pembalap tampil agresif dan memperlihatkan manuver-manuver spektakuler. 4️⃣ Minim Gangguan Warga Menurut Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo, trek ini istimewa karena tidak mengganggu aktivitas penduduk. Tidak perlu blokade jalan besar seperti di Monaco atau London. “Kami tidak perlu memblokir siapa pun,” kata Longo. 5️⃣ Nama Tikungan Diambil dari Unsur Lokal Beberapa bagian sirkuit memiliki nama tikungan unik yang diambil dari budaya Betawi dan Jakarta, seperti "Kemayoran Bend", "Pantai Straight", hingga "Ancol Hairpin". Ini menjadi sentuhan lokal yang memperkuat identitas Jakarta sebagai tuan rumah Formula E. Kesimpulan Sirkuit Ancol bukan hanya tempat balapan mobil listrik, tapi juga simbol dari integrasi antara kota, teknologi, dan keberlanjutan. Tak heran kalau banyak pembalap menyebutnya sebagai lintasan favorit di kalender musim ini. (Aar)   Editor: Andi Akbar