AKSI VIRAL Gubernur Jabar Dedi Mulyadi! Terobos Macet Naik Motor Patwal, Tuai Sorotan Netizen
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, SENTUL – Aksi mendadak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat hendak menghadiri acara Peresmian Kampus Bela Negara Universitas Pertahanan RI di Sentul, Bogor, Rabu (11/6/2025), sukses mencuri perhatian publik dan menjadi bahan perbincangan netizen di media sosial.
Dedi yang dijadwalkan hadir bersama Bupati Bogor, Rudi Susmanto, sempat terjebak kemacetan lalu lintas yang padat. Tak kehabisan akal, sang gubernur memilih meninggalkan mobil dinasnya dan menaiki motor pengawal (patwal) demi mengejar waktu.
Aksi heroik sekaligus tak biasa ini sontak mengundang gelombang komentar dari warganet yang menyaksikan video viral tersebut.
BACA JUGA:Di Balik Tragedi Jatuhnya Air India, Boeing 787 Dreamliner: Teknologi Canggih Tapi Sarat Masalah
Gaya “Mulyono” Kembali Muncul?
Bukan kali pertama pejabat publik menggunakan kendaraan roda dua demi efisiensi waktu. Namun, gaya Dedi Mulyadi yang santai namun sigap saat dibonceng petugas membuat netizen membandingkannya dengan gaya-gaya tokoh politik sebelumnya.
“Mulyono dulu juga gini, persis banget,” tulis seorang netizen.
“Pencitraan terus… Kamera, action!” sindir yang lain, menuding aksi tersebut hanya untuk citra.
Tak sedikit pula yang memberi dukungan:
“Ada aja gebrakannya bapak aing 😂. Semangat Pak Gubernur!”
“Panjang umur bapak 👏👏🔥.”
Namun, kritik soal keselamatan juga bermunculan:
“Urgent banget ya, Pak. Disiplin boleh, tapi keselamatan nomor 1,” tulis warganet.
“Helm mana 🗿🗿🗿,” komentar lainnya, menyoroti keamanan berkendara sang gubernur.
Antara Disiplin Waktu dan Simbol Kepemimpinan
Langkah Dedi Mulyadi memang bukan tanpa risiko, tetapi juga menjadi simbol kedaruratan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai pemimpin daerah yang ingin hadir tepat waktu dalam agenda nasional bersama Presiden RI.
Meski menuai pro dan kontra, aksi ini berhasil mendongkrak popularitas Dedi Mulyadi di media sosial dan memperkuat citranya sebagai pemimpin yang “turun ke jalan” saat dibutuhkan.(Wartabanjar.com/mood.jakarta/berbagai sumber)
editor: nur muhammad