WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Inggris kembali mencatatkan kemenangan di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa grup K, setelah menang tipis 1-0 atas Andorra (7 Juni 2025). Stadion Espanyol di Barcelona dipilih karena kandang Andorra belum kelar, jadi banyak fans Inggris yang hadir tapi suasana tetap ‘lesu’ tingkatnya tidak kayak biasa .
Gaya Main Lesu, Tuchel Mulai Gerah
Thomas Tuchel jelas kecewa dengan performa tim. Meskipun rekor tiga kemenangan berturut-turut tanpa kebobolan masih terjaga, eksekusi di lapangan jauh dari kata meyakinkan. Tempo lambat, kreativitas minim, dan eksekusi tak tajam bikin crafter utama sempat dielu-elukan di tengah laga .
Tendangan Pertama Harry Kane yang Jadi Penyelamat
Gol kemenangan dicetak oleh Harry Kane di menit ke-50, memaksimalkan umpan matang dari Noni Madueke—berawal dari build-up oleh Curtis Jones. Ini jadi gol ke-72 Kane untuk Inggris dalam 106 caps, bikin dia sejajar dengan legenda papan atas .
Andorra Kokoh, Inggris Sulit Menembus Blok Mereka
Andorra memilih formasi 5-4-1 yang sangat disiplin. Meski kalah ranking (173 dunia), mereka sukses meredam agresivitas Inggris. Bahkan peluang dari pemain Andorra nyaris bikin kedudukan imbang, tapi defensive line Inggris, khususnya Ezri Konsa, sigap mengamankan .
Tuchel Kritik Attitude, Fans Sudah Mulai Bersuara
Taktik eksperimen Tuchel seperti tiga bek di belakang dan mendorong Curtis Jones ke posisi lebih agresif belum cukup membangkitkan performa. Fans Inggris sempat melakukan booing saat babak pertama dan akhir, dan Tuchel mendukung hal itu. Dia meminta pemainnya tampil lebih agresif dan disiplin, terutama di 30 menit akhir laga. (berbagai sumber/andi)







