WARTABANJAR.COM – Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, akhirnya angkat bicara soal absennya bek jangkung Elkan Baggott dari skuad Garuda. Lewat pernyataan resmi yang disampaikan melalui kanal YouTube Timnas Indonesia, Kluivert mengungkapkan alasan di balik keputusan pemain berusia 22 tahun itu menolak panggilan timnas. Menurut Kluivert, dirinya sudah menjalin komunikasi langsung dengan Baggott sebelum laga uji coba melawan Australia dan Bahrain. Hasilnya, sang pemain menyampaikan kekhawatirannya akan kehilangan tempat di klubnya, Blackpool, jika ia absen membela timnas. “Saya sudah berbicara dengannya sebelum pertandingan melawan Australia dan Bahrain. Dia mengungkapkan ketakutannya kehilangan posisi di klub tempatnya bermain,” jelas Kluivert. BACA JUGA:Waspada Cuaca Ekstrem di Kalimantan Selatan 27 Mei 2025! Berawan hingga Hujan Ringan di 13 Kabupaten/Kota Keputusan itu, menurut sang pelatih, membuat Baggott memilih untuk tidak menerima panggilan dari timnas. Kluivert pun menegaskan bahwa saat ini ada pemain lain yang tampil baik dan mampu menggantikan posisi bek tengah tersebut. Statistik Elkan Baggott di Musim 2024/2025 Elkan Baggott tampil konsisten di lini belakang Blackpool musim ini, mencatatkan 20 penampilan dan satu assist. Kontribusinya membantu Blackpool finis di peringkat kesembilan klasemen akhir League One dengan 67 poin. Kini, Baggott kembali ke klub induknya, Ipswich Town, yang baru saja terdegradasi ke Championship setelah finis di posisi ke-19 Premier League dengan hanya 22 poin. Pemain bertinggi badan 1,96 meter ini sudah mencatat 22 caps bersama timnas Indonesia, namun terakhir kali tampil saat menghadapi Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023, Januari lalu. Update Ragnar Oratmangoen: Absen karena Infeksi Selain Baggott, pelatih asal Belanda itu juga memberikan kabar soal Ragnar Oratmangoen, pemain naturalisasi yang tak masuk daftar pemain timnas kali ini. Menurut Kluivert, Ragnar mengalami infeksi di bagian lutut. “Saya sudah berbicara dengan Ragnar dan sayangnya dia tidak bisa bergabung karena ada infeksi di lututnya. Hal ini menjadi kekecewaan bagi saya, tim kami, dan tentu saja untuk dirinya sendiri,” ungkap Kluivert.(Wartabanjar.com/BaggottElkan/PSSI/kompas/berbagai sumber) editor: nur muhammad