Investasi emas ini dinilai sebagai instrumen yang relatif stabil, bahkan saat kondisi ekonomi tidak menentu.
BACA JUGA: Kebakaran Hebat Landa Bumdes di Katingan Api Masih Berkobar dan Damkar Terkendala Medan Rusak
Selain sifatnya yang likuid, emas juga dianggap mampu melindungi nilai kekayaan dari tekanan inflasi.
Vice President Pegadaian Area Banjarmasin, Anwar Yusuf, mengatakan bahwa program ini juga bagian dari upaya Pegadaian mendukung perencanaan keuangan syariah di tengah masyarakat.
“Dengan Cicil Emas, masyarakat tidak hanya bisa mengakses pembiayaan haji, tetapi juga mulai membangun aset secara bertahap,” ungkapnya.
Program ini sejalan dengan upaya Pegadaian dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan, khususnya dalam memfasilitasi akses terhadap produk investasi berbasis emas yang terjangkau dan mudah diakses. (Ramadan)
Editor: Yayu







