WARTABANJAR.COM – Sebuah video yang memperlihatkan momen menyentuh saat seorang perempuan tetap khusyuk melaksanakan salat di atas gunung meski diterpa angin kencang viral di media sosial. Video tersebut diunggah akun Instagram @mood.jakarta dan langsung menyita perhatian netizen. Dalam video singkat itu, tampak seorang wanita tengah menjalankan salat di tengah terpaan angin. Sahabatnya yang berada di dekatnya secara sigap membantu membetulkan mukenah agar tetap menutupi aurat, sehingga ibadah bisa dilanjutkan dengan khusyuk dan sempurna. BACA JUGA:BREAKING NEWS Kebakaran Hebat di Belakang Markas Brimob Banjarbaru, Warga Panik! Aksi sederhana namun penuh makna ini mengundang gelombang pujian dari netizen. Banyak yang tersentuh dengan solidaritas dan kekhusyukan mereka dalam beribadah, bahkan dalam kondisi ekstrem di alam terbuka. “Salutt! Hobi jalan, ibadah pun tetap jalan 👏🏻👏🏻” “Menikmati ciptaan-Nya, tanpa melupakan Pencipta-Nya. Masyaallah tabarakallah 🥰” “Sahabat sejati tuh pastinya 😍😍” “Bahkan angin ribut pun tidak menggoyahkan imannya 🔥🔥🔥” “Respect! Ibadah tetap nomor satu.” Namun, ada juga komentar bernada kritis yang mempertanyakan pemilihan tempat salat: “Kenapa nggak di tenda saja?” “Siapa suruh ke gunung?” Etika Ibadah Salat di Alam Terbuka: Wajib Dijaga Meski di Tengah Alam Fenomena beribadah di alam seperti mendaki gunung atau berkemah memang semakin umum. Namun, perlu diketahui bahwa ada sejumlah etika yang harus diperhatikan agar ibadah tetap sah dan sesuai syariat: Menutup Aurat Pakaian harus menutupi aurat secara sempurna. Untuk perempuan, disarankan menggunakan mukena instan atau gamis syar’i tanpa potongan, agar lebih praktis dan tetap sesuai aturan. Tempat Salat Harus Suci Pastikan alas salat bersih dari najis. Gunakan matras, jaket, atau sajadah portabel sebagai alas salat. Menghadap Kiblat Gunakan kompas atau aplikasi penunjuk kiblat agar arah salat sesuai syariat. Jika tidak memungkinkan, berijtihad dengan niat yang benar diperbolehkan. Menjaga Kekhusyukan Pilih lokasi yang tenang, aman, dan jauh dari gangguan. Meski berada di tengah alam liar, salat harus tetap dilakukan dengan tenang dan penuh kesadaran. Memperhatikan Waktu dan Niat Salat tetap harus dilakukan pada waktunya. Jika masuk kategori musafir, salat bisa dijamak sesuai hukum perjalanan. Niat ibadah pun harus murni karena Allah, bukan demi konten atau eksistensi media sosial. Kesimpulan Video viral ini menjadi pengingat indah bahwa ibadah tidak mengenal tempat, selama syaratnya terpenuhi. Iman yang kokoh dan saling menjaga dalam kebaikan adalah cermin persahabatan sejati. Di tengah hembusan angin pegunungan sekalipun, salat tetap tegak dilaksanakan—dan itu adalah bentuk ketakwaan yang luar biasa.(Wartabanjar.com/mood.jakarta/berbagai sumber) editor: nur muhammad