WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Kondisi rumah dinas guru di Desa Putat Basiun, Kecamatan Awayan, Kabupaten Editoran sangat memprihatinkan.
Rumah dinas tak lagi dihuni oleh tenaga pendidik. Bangunan yang dulunya menjadi fasilitas tempat tinggal bagi guru ini tampak kosong, tak terurus, banyak kerusakan.
Aset Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan ini sebelumnya ramai ditempati para guru.
Baca Juga
Namun seiring waktu, penghuni rumah mulai menghilang, sebagian karena pensiun, hingga akhirnya seluruh unit dibiarkan kosong.
“Dulu banyak guru tinggal di situ, tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Rumah-rumahnya kosong semua,” ungkap Najib, warga Desa Putat Basiun, Selasa (6/5/2025).
Najib menyebut, kondisi bangunan kini sudah jauh dari kata layak huni. Lantai rumah banyak yang berlubang, dinding mulai retak, dan beberapa bagian terlihat lapuk termakan usia.
“Kalau ada yang mau tinggal, harus perbaiki dulu. Sudah banyak yang rusak,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikbud Balangan, Marsono, membenarkan bahwa rumah-rumah tersebut merupakan aset milik dinas yang dibangun di atas lahan milik Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).







