Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e di Pantai Pagatan Resmi Dibuka

Acara ini berlangsung semarak. Warga menikmati penampilan seni tradisional, tari-tarian khas Bugis-Makassar, dan pawai budaya yang melibatkan pelajar, komunitas seni, serta organisasi kemasyarakatan.

H. Hasanuddin menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam melestarikan budaya lokal. Ia mendorong generasi muda agar terus menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi.

“Mappanre Ri Tasi’e bukan sekadar seremoni, tetapi juga cerminan nilai spiritual dan sosial masyarakat pesisir. Saya berharap tradisi ini terus menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Tanah Bumbu,” ujarnya saat diwawancarai.

H. Hasanuddin juga menilai peringatan Hari Jadi ke-22 Tanah Bumbu sebagai momentum untuk memperkuat identitas budaya, mempererat persatuan, serta memperkuat komitmen menjaga kearifan lokal dalam keberagaman.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmennya dalam menjadikan pelestarian budaya sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Bumi Bersujud. (Haidar)

Editor Restu