WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali menggelar acara Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan adat tahunan ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, H Hasanuddin. berlangsung di kawasan Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Senin (5/5/2025). Tradisi Mappanre Ri Tasi’e, yang tumbuh dari budaya Bugis-Makassar, mencerminkan rasa syukur masyarakat pesisir kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang melimpah. Baca Juga Waspada Banjir Rob, Air Mulai Naik Jam 2 Siang di Banjarmasin Dalam prosesi ini, masyarakat bersama tokoh adat dan pemuka agama menggelar doa bersama, menabur bunga, serta menyerahkan sesajen secara simbolis ke laut. Acara ini berlangsung semarak. Warga menikmati penampilan seni tradisional, tari-tarian khas Bugis-Makassar, dan pawai budaya yang melibatkan pelajar, komunitas seni, serta organisasi kemasyarakatan. H. Hasanuddin menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam melestarikan budaya lokal. Ia mendorong generasi muda agar terus menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi. “Mappanre Ri Tasi’e bukan sekadar seremoni, tetapi juga cerminan nilai spiritual dan sosial masyarakat pesisir. Saya berharap tradisi ini terus menjadi bagian penting dari kekayaan budaya Tanah Bumbu,” ujarnya saat diwawancarai. H. Hasanuddin juga menilai peringatan Hari Jadi ke-22 Tanah Bumbu sebagai momentum untuk memperkuat identitas budaya, mempererat persatuan, serta memperkuat komitmen menjaga kearifan lokal dalam keberagaman. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmennya dalam menjadikan pelestarian budaya sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Bumi Bersujud. (Haidar) Editor Restu