WARTABANJAR.COM, MARABAHAN - Insiden mengagetkan terjadi di Handil Harunai, Anjir KM 19, Kabupaten Barito Kuala (Batola). Sebuah jembatan kayu tua patah dan ambruk, menyisakan celah lebar yang tak bisa dilintasi kendaraan maupun pejalan kaki. Kronologi Kejadian Lokasi: Jembatan Handil Harunai, KM 19, Kecamatan Anjir Pasar, Batola. BACA JUGA:Ikut Berkerumun Bersama ARMY, Ayu Ting Ting dan Bilqis Abadikan Momen HP-nya Dipakai J-Hope BTS Video Bareng Waktu: Unggahan video ambruknya jembatan pertama kali beredar pada Sabtu malam (4/5/2025) oleh akun Instagram @info_kejadian_banjarmasin. Dampak: Akses utama warga desa terputus total, memaksa mereka menempuh jalur memutar jauh atau menyeberang sungai dengan rakit darurat. Teriakan Warganet: “Segera Perbaiki, Jangan Biarkan Korban!” Netizen Kalimantan Selatan ramai mendesak Pemkab Batola untuk segera bertindak: “Kdd korban jua klo min lh 😢” “Mdhn lakas dibaiki dan diolahkan betonan jlg… mmbari takutan maka tinggi bnr.” “Astaghfirullah, smg bisa cepat dibaiki, Aminnn!” Komentar lain mengenang kondisi jembatan lama dan besarnya ketinggian: “Tuha banar jua dah jembatannya, mulai aku usia halus tahun 2000.” “Rasa pcul jantung sking tinggi nya, tpi kd bjraan.” Ancaman Isolasi & Gangguan Ekonomi Ambruknya jembatan Anjir KM 19 tidak hanya menyulitkan murid, petani, dan pedagang, tetapi juga mengancam roda perekonomian desa. Pasokan bahan pokok dan hasil tani terhambat, sementara akses ke layanan kesehatan dan pendidikan terputus. Seruan Pemkab Batola & Tindakan Darurat BACA JUGA:VIRAL! Tumpukan Uang Pecahan Rp50.000 & Rp100.000 Terbakar, Warganet Bongkar Cara Penukaran ke BI & Syarat Lengkapnya Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Batola: Segera kirim tim gawat darurat untuk membangun jembatan sementara dari rangka baja atau ponton. Renovasi total jembatan kayu tua dengan konstruksi beton bertulang agar tahan gempa dan banjir. Peninjauan rutin infrastruktur desa untuk mencegah kerusakan serupa di lokasi rawan.(Wartabanjar.com/info_kejadian_banjarmasin) editor: nur muhammad