PSU Pilkada Tasikmalaya Memanas: Warga Demo Dugaan Politik Uang dan Kriminalisasi Ulama
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, TASIKMALAYA – Suasana memanas di Kabupaten Tasikmalaya saat ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dakwah Islam, Kecamatan Singaparna, Rabu (23/4/2025). Aksi ini bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
Usut Politik Uang dan Kriminalisasi Ulama
Di bawah penjagaan ketat aparat kepolisian, massa menyuarakan kekecewaan terhadap dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Mereka menuding adanya praktik politik uang, dengan pembagian uang kepada pemilih senilai Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.
Selain itu, demonstran menolak keterlibatan pemodal besar dalam proses demokrasi yang dinilai mencederai keadilan dan kejujuran. Mereka juga menuding sistem penghitungan suara sarat kejanggalan dan tidak transparan.
Tak hanya memprotes PSU, para demonstran juga menuntut keadilan atas dugaan kriminalisasi terhadap ulama di Kabupaten Tasikmalaya.
BACA JUGA:HEBOH! Ular Sawa Jumbo Nongkrong di Dapur Warga di Ratu Zaleha Banjarmasin, Terekam Video Warga
Pleno Rekapitulasi Suara Berlangsung Alot
Rapat pleno rekapitulasi suara PSU Kabupaten Tasikmalaya yang digelar KPU Kabupaten Tasikmalaya berlangsung alot dan sempat diskors beberapa kali. Hingga saat ini, rekapitulasi baru mencakup 29 kecamatan dari total 39 kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Syarif, menyatakan bahwa proses rekapitulasi akan terus dilanjutkan hingga selesai. "Kami berkomitmen untuk menyelesaikan rekapitulasi ini secara transparan dan akuntabel," ujarnya.
Bawaslu Digeruduk Orang Tak Dikenal
Di tengah berlangsungnya rapat pleno, kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya didatangi sejumlah orang tak dikenal yang mengacak-acak ruangan Ketua Bawaslu. Insiden tersebut sempat terekam dalam video berdurasi 18 detik yang menunjukkan empat orang keluar dari ruang tamu Ketua Bawaslu dalam kondisi ruangan yang berantakan. Hidangan yang sebelumnya disiapkan terlihat berserakan di lantai dan kursi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Rina Marlina, menyayangkan kejadian tersebut dan berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas pelaku pengrusakan.(Wartabanjar.com/newstasikmalayacom/Singaparna/Rmol)
editor: nur muhammad