Pihak kepolisian telah turun tangan untuk menyelidiki kasus ini. Kasatreskrim Polres Bombana, Iptu Yudha Febry Widanarko, menyatakan bahwa pihaknya telah mendatangi dapur tempat produksi menu MBG dan memeriksa sejumlah orang terkait .
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun pemerintah daerah Kabupaten Bombana terkait insiden keracunan massal ini. Masyarakat setempat mendesak agar pihak berwenang segera melakukan investigasi menyeluruh dan mengambil tindakan tegas untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.(Wartabanjar.com/oposan.62/sultrademo/CNN/berbagai sumber)
editor: nur muhammad













