Jalan Rusak dan Gelap Gulita di Amuntai, Nyawa Ratusan Warga Dipertaruhkan Setiap Malam!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, AMUNTAI – Malam hari bukan sekadar waktu untuk beristirahat bagi warga Desa Kalumpang Dalam, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Bagi hampir 800 jiwa yang tinggal di sana, malam adalah momen penuh waspada saat mereka harus melintasi jalan utama sepanjang 2,5 kilometer yang gelap, licin, dan rusak parah.
Jalur vital ini menjadi satu-satunya akses utama warga untuk beraktivitas. Namun, kondisi jalan yang rusak berat dan tergenang air membuatnya menjadi ancaman nyata bagi keselamatan. Terlebih, penerangan jalan hanya tersedia sekitar 500 meter dari pemukiman. Selebihnya? Gelap gulita.
BACA JUGA:TANAH TERUS BERGERAK DI BREBES! 112 Rumah Rusak, Warga Desa Mendala Mengungsi Massal
Kondisi ini bukan hanya menyulitkan aktivitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa setiap harinya. Banyak warga mengeluhkan minimnya perhatian dari pemerintah, padahal perbaikan jalan ini bisa menjadi prioritas dengan dukungan dana desa dan sinergi pemerintah kabupaten.
“Ini bukan soal kenyamanan lagi, tapi sudah menyangkut nyawa kami,” keluh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak menutup mata dan segera turun tangan. Mereka menuntut hak atas akses jalan yang aman dan layak, sebagaimana seharusnya menjadi bagian dari pelayanan dasar negara kepada rakyatnya.(Wartabanjar.com/hellokalsel/berbagai sumber)
editor: nur muhammad