Syarifuddin berharap kepada seluruh stakeholder Geopark Meratus, baik itu pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Pokdarwis maupun pengelola tempat wisata, agar terus menjalin koordinasi, kolaborasi dan sinkronisasi dalam membangun, memelihara serta mempertahankan keberadaan Geopark Meratus sekarang dan masa mendatang.
“Tak hanya soal potensi wisata, Geopark Meratus menyimpan kekayaan biodiversitas dan budaya. Dari hutan tropis yang menjadi rumah orangutan Kalimantan dan bekantan, hingga warisan adat dan cerita rakyat Dayak yang masih hidup di tengah masyarakat,” tukas Syarifuddin. (MC Kalsel)
Editor Restu







