WARTABANJAR.COM, TABALONG – Suasana duka menyelimuti Desa Banua Rantau, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, setelah seorang warga bernama Kiyah (48) diduga tenggelam di sungai. Peristiwa ini pertama kali terungkap pada Senin pagi (21/4/2025) sekitar pukul 10.00 WITA, ketika Polsek Banua Lawas menerima laporan dari warga. Korban diketahui terakhir terlihat di lanting ---tempat mandi tradisional yang berada di tepi sungai. Yang tersisa hanyalah alat mandi, sepasang sandal, dan cucian yang masih tertinggal di lokasi. Warga pun dibuat geger dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Identitas Korban: Nama: Kiyah Tempat/Tanggal Lahir: Tabalong, 8 April 1977 Alamat: Desa Banua Rantau RT 02, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong Agama: Islam Suku: Banjar Keterangan Saksi: Asiah (65), petani, warga setempat Julu Matila (29), petani, warga Banua Rantau Rusmini (50), petani, warga Banua Rantau Menurut keluarga korban: 1. Korban memiliki riwayat penyakit Epilepsi. 2. Korban tinggal sendiri, sedangkan anaknya telah berkeluarga dan tinggal di Desa Bangkiling, Tanjung dan juga Banjarmasin. 3. Untuk sungai Banua Rantau memiliki lebar -+ 10 meter dengan kedalaman saat ini mencapai 4-5 meter. Menurut keterangan para saksi, Kiyah memang biasa mencuci dan mandi di lanting setiap pagi. Namun kali ini, ia tak kunjung kembali. Kecurigaan muncul ketika barang-barangnya tertinggal dan tak ada tanda-tanda keberadaannya di sekitar sungai. Pihak kepolisian bersama warga masih melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi tempat korban tenggelam. Pada pada Selasa (22/4/2025) sekitar pukul 01.47 Wita korban ditemukan meninggal dunia.(Wartabanjar.com/infotabalong) editor: nur muhammad