WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Kasus memilukan kembali mengguncang Kabupaten Tanah Bumbu. Seorang gadis berusia 14 tahun menjadi korban rudapaksa oleh kekasihnya sendiri, seorang pemuda berinisial BK (21) asal Nganjuk, Jawa Timur. Tragisnya, pelaku berhasil membujuk korban dengan dalih cinta. Mereka telah menjalin hubungan sejak Februari 2025. Namun cinta palsu itu berujung mimpi buruk saat BK membawa korban ke rumahnya di Desa Angsana, lalu memperkosanya di dalam kamar pada 3 April 2025. “Pelaku memanfaatkan hubungan asmara untuk memperdaya korban yang masih di bawah umur,” jelas Iptu Jonser Sinaga, Kasi Humas Polres Tanah Bumbu seperti dikutip diakun Instagram @tanahbumbuinfo. Ayah Korban Ungkap Peristiwa Kelam Kejahatan ini terungkap setelah ayah korban menyadari perubahan sikap sang anak. Setelah mendesak, korban akhirnya mengaku telah dirudapaksa oleh pelaku. Tak menunggu lama, keluarga melaporkan kejadian ini ke Polsek Angsana, dan BK berhasil ditangkap pada 19 April 2025. BACA JUGA:VIDEO – WNA Mengamuk di Kalibata City, Rusak Barang-barang Dalam Mal Hingga Siram Badan Dengan Minyak Goreng Pelaku kini ditahan dan terancam dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak serta pasal-pasal berat terkait tindak kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Kasus ini menjadi tamparan keras bagi seluruh orang tua dan masyarakat. Predator seksual kini tak lagi menyamar sebagai orang asing—mereka bisa datang sebagai “kekasih”, “teman dekat”, atau bahkan tetangga sendiri. Warga diimbau untuk: 1. Meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak. 2. Berikan edukasi sejak dini tentang batasan hubungan sehat. 3. Segera laporkan jika ada tanda-tanda kekerasan seksual atau relasi tidak sehat. 4. Jangan biarkan anak-anak menghadapinya sendiri, dengarkan dan percaya pada cerita mereka. “Pelaku harus dihukum seberat-beratnya. Ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi soal menyelamatkan generasi muda kita dari kehancuran masa depan,” tegas seorang aktivis perlindungan anak lokal.(Wartabanjar.com/tanahbumbuinfo) editor: nur muhammad