WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Salah satu penggawa Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang bermain di klub luar negeri, menyatakan siap bergabung dengan klub top Eropa. Meski demikian, Idzes untuk saat ini memilih lebih fokus membantu Venezia terbebas dari zona degradasi. Jay Idzes dianggap pemain yang paling banyak mendapat sorotan media Eropa, lantaran performanya bersama Timnas Indonesia maupun Venezia yang mumpuni. Pada musim ini, Idzes bahkan jadi andalan pertahanan Venezia, yang telah dibuktikan dalam 32 penampilan dengan berbagai kompetisi. Dilansir Bolasport, bek kelahiran Mierlo, Belanda, ini juga mencatatkan 2 gol, masing-masing satu gol di Liga Italia dan Coppa Italia. Catatan itu membuat Idzes menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain dan mencetak gol di Liga Italia. Tidak hanya itu, Idzes saat ini menjadi kapten Venezia. Idzes ditunjuk menjadi kapten setelah Joel Pohjanpalo memutuskan untuk pindah ke Palermo pada musim dingin Januari 2025 kemarin. Sejauh ini, ia selalu menjadi pilihan pelatih Eusebio Di Francesco di lini belakang Venezia. Jay Idzes bahkan dipercaya menjadi tembok kokoh yang menjaga gawang I Lagunari dari kebobolan. Dengan penampilannya yang solid di Venezia, Idzes mulai dikaitkan dengan klub-klub top Eropa. Dikabarkan, klub sekelas Inter Milan bahkan sampai mengirim pemandu bakat mereka untuk memantau penampilan Idzes. Kapten Timnas Indonesia itu pun ikut ditanya mengenai hal tersebut. Idzes mengakui bahwa ia sudah siap untuk bergabung dengan klub yang lebih besar. "Ya, (saya sudah siap bergabung dengan klub yang lebih besar)," jawab Idzes saat ditanya apakah sudah siap hijrah ke klub top. Akan tetapi, Idzes ingin fokus untuk membantu Venezia lepas dari jerat degradasi lebih dulu. Mantan bek Go Ahead Eagles tersebut belum memikirkan ke mana ia akan melanjutkan kariernya. "Namun sekarang saya berpikir tentang keselamatan (tim dari zona degradasi)," kata Idzes. "Ada laga kandang melawan AC Milan dan melawan tim-tim besar, kami kurang lebih selalu bermain dengan baik." "Kami tahu apa yang harus dilakukan, saya tidak memikirkan masa depan saya sekarang," imbuh Bang Jay. Venezia kini masih tertahan di posisi ke-18 alias zona degradasi dengan raihan 25 poin dari 33 laga. Tim asuhan Eusebio Di Francesco masih memiliki peluang besar untuk selamat dari jerat degradasi dengan sisa 5 laga. Pasalnya, I Lagunari hanya terpaut 1 poin dari Lecce yang duduk di peringkat 17 alias slot terakhir untuk bertahan di Serie A. Selain itu, mereka juga akan bertandang ke markas 2 tim papan tengah, yaitu Torino dan Cagliari. (Berbagai sumber) Editor: Erna Djedi