WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkari ke-45, Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Banjarmasin bersama Dokkes Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Yayasan Kemala Bhayangkari Peduli menggelar kegiatan Bakti Kesehatan (Bakses) untuk masyarakat, Selasa (22/4/2025). Acara berlangsung di Aula Wajra Cyena Brimobda Banjarbaru dengan berbagai layanan kesehatan gratis, seperti pemeriksaan kesehatan umum, khitanan massal, serta pembagian paket stunting. Tak hanya itu, edukasi kepada orang tua dan pemeriksaan bagi ibu hamil juga menjadi bagian dari kegiatan sosial ini. Kepala Rumkit Bhayangkara TK III Banjarmasin, AKBP dr. M. Ihsan Wahyudi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. BACA JUGA:BUMDesa Bisa Bakal Jadi Mesin Uang Desa! Pemkab Tanah Laut Gaspol Sinergi Lintas Sektor “Baksos ini adalah bentuk sinergi kami dari Rumkit Bhayangkara, Dokkes Polda Kalsel, dan Yayasan Kemala Bhayangkari Peduli kepada masyarakat. Kami ingin hadir, membantu, dan menjadi solusi,” ujar Ihsan. Menurutnya, kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat. Ratusan orang dari berbagai lapisan masyarakat datang memanfaatkan layanan gratis yang tersedia. “Antusias masyarakat sangat tinggi. Mereka datang untuk memeriksakan kesehatan, mengikuti khitanan, hingga menerima paket bantuan bagi keluarga yang memiliki anak stunting,” lanjutnya. Ihsan juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Kalimantan Selatan. “Kami ingin membantu pemerintah menurunkan angka stunting, menjaga kesehatan ibu dan anak, serta memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan kuat,” jelasnya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin agar semakin banyak masyarakat yang terbantu. “Ini adalah bukti nyata bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam hal keamanan, tapi juga dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/Iqnatius Aprianus) editor: nur muhammad