Penyelenggara haji harus serius memperbaiki celah-celah permasalahan. Meskipun survei kepuasan jamaah haji 2024 naik dibanding tahun sebelumnya, jangan sampai penyelenggara terlena dan tidak ada perbaikan.
“Setiap penyelenggaraan ibadah haji, orangnya bisa jadi baru, baik petugas haji, pelaksananya, termasuk pejabat di Kemenag. Akhirnya setiap tahun terjadilah apa yang di luar yang kita harapkan,” ujarnya.
Di sisi lain, Lisda bersyukur biaya haji tahun 2025 turun dibanding 2024. Biaya haji 2024 sebesar Rp93.410.286, sedangkan 2025 menjadi Rp89. 410.258. “Tahun ini Alhamdulillah tidak ada kenaikan, bahkan ada penurunan. Walaupun sedikit, itu yang diharapkan jamaah kita,” ujarnya.
Terkait terbentuknya Badan Penyelenggara Haji (BPH), yang akan efektif menjadi penyelenggara haji mulai 2026, Lisda berharap penyelenggaran ibadah haji dapat semakin baik. “jangan sampai penyelenggara baru, mulai dari nol lagi. Diharapkan penyelenggaraan haji makin baik,” tukas Lisda. (atoe/humas)
Editor Restu







