Saking populernya, nyaris seluruh penjual amparan tatak serta wadai sesumpan menggunakan nama Hajjah Hatim.
Padahal, Sarip menyebutkan bahwa Hajjah Hatim bukanlah pembuat amparan tatak.
“Yang membuat amparan tatak adalah besannya yang bernama Hajjah Zainab,” sebut Sarip.
Peran Hajjah Hatim lebih sebagai distributor kue yang dibuat oleh besannya tersebut.
Setiap pagi, Hatim membawa amparan tatak menaiki perahu tambangan dari Samarinda Seberang ke Samarinda Kota. (Berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







