WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Suasana semarak Expo Balangan 2025 mendadak berubah menjadi gelap gulita pada Rabu malam (9/4/2025), setelah listrik padam di sejumlah stand peserta. Insiden tersebut terjadi sejak pukul 19.00 WITA dan berlangsung lebih dari satu jam tanpa kejelasan penyebab maupun solusi dari pihak penyelenggara. Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya tujuh stand mengalami pemadaman, yang sangat berdampak pada aktivitas pengunjung maupun peserta expo, terutama mereka yang menjual makanan dan minuman yang sangat bergantung pada pencahayaan. “Sudah lebih dari satu jam lampu mati. Ini jelas mengganggu, apalagi kami yang butuh penerangan untuk melayani pembeli,” keluh seorang penjaga stand yang enggan disebutkan namanya. Kondisi ini diperparah dengan minimnya komunikasi dari panitia. Peserta mengaku kebingungan karena tidak mendapatkan informasi yang jelas, meski sudah mencoba bertanya langsung. BACA JUGA:SUASANA HARU Warnai Tradisi Pedang Pora, AKBP M Junaeddy Johnny Resmi Pamit dari Polres Tala “Kami sempat tanya ke panitia, tapi jawabannya cuma ‘sebentar lagi’. Nyatanya, sampai sekarang lampu belum juga menyala,” tambahnya dengan nada kecewa. Yang menjadi sorotan, penyelenggaraan Expo Balangan tahun ini tidak lagi dipegang oleh panitia lokal seperti tahun-tahun sebelumnya, melainkan dikelola oleh Event Organizer (EO) dari Jakarta. Hal ini memicu kritik terkait efektivitas koordinasi dan respons terhadap situasi darurat seperti pemadaman listrik ini. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara Expo maupun pihak EO terkait penyebab padamnya listrik di area stand tersebut. Expo Balangan 2025 seharusnya menjadi ajang promosi dan pemberdayaan UMKM lokal, namun gangguan seperti ini justru menimbulkan kekecewaan dari para peserta dan pengunjung. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang dan pihak penyelenggara lebih sigap menghadapi kendala teknis di kemudian hari.(Wartabanjar.com/Alfi) editor: nur muhammad