WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Pantai Batakan di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, menjadi destinasi favorit wisatawan pada hari ketiga Lebaran Idul Fitri 1446 H, Rabu (2/4/2025). Ribuan pengunjung memadati pantai untuk menikmati liburan, meski ada beberapa catatan terkait kebersihan dan keamanan. Kepala Desa Batakan, Fatnur, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya. Namun dari segi kelancaran lalu lintas ada sedikit perbaikan. Baca Juga Juwita Diduga Sempat Diperkosa, Keluarga Minta Dilakukan Tes DNA Sperma di Rahim Korban “Beda-beda sedikit lah, cuma ini lebih baik dari tahun kemarin. Kalau dulu macet total, sekarang meskipun macet masih bisa jalan. Alhamdulillah ada bantuan dari warga desa dan pihak kepolisian untuk mengurai kemacetan,” ujar Fatnur. Selain kelancaran lalu lintas, Fatnur juga menekankan pentingnya aspek keamanan dan kebersihan di kawasan wisata. “Namanya objek wisata kalau handak dikunjungi banyak orang, pertama keamanan, kedua kebersihan, dan berikutnya keindahan. Ini memang harus dijaga dan tidak boleh diabaikan,” tambahnya. Menanggapi permasalahan sampah, ia mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap kebersihan pantai. “Kami siap memperbaiki, tetapi masyarakat juga harus ikut serta. Masukan dari pengunjung sangat kami harapkan. Pengunjung adalah raja, jadi kami ingin memberikan yang terbaik,” tegasnya. Sementara itu, salah satu pengunjung, Siti Ramlah dari Balangan, mengatakan bahwa Pantai Batakan memang ramai dikunjungi terutama saat libur Lebaran. Namun, ia menyayangkan kondisi kebersihan pantai yang kurang terjaga. “Wisata ini ramai apalagi pas habis Lebaran atau kalau ada libur panjang. Selain itu, tiketnya juga murah. Tapi di sini banyak sampah, kurang bersih,” ujar Siti Ramlah. Ia pun mengimbau kepada wisatawan lainnya untuk membuang sampah pada tempatnya demi menjaga ekosistem pantai. Pengunjung lain, Miftahul Janah dari Balangan, menambahkan bahwa meski Pantai Batakan menjadi pilihan berlibur, pengunjung tetap harus waspada terhadap potensi bahaya. “Pantai ini cukup ramai, tapi harus hati-hati karena ada buayanya,” katanya. Diperkirakan jumlah pengunjung pada Rabu ini mencapai 10 ribu orang, dan akan terus meningkat hingga akhir pekan. Puncak kunjungan diprediksi terjadi pada Minggu mendatang. Pihak pengelola dan pemerintah desa terus berupaya menjaga kenyamanan wisatawan agar Pantai Batakan tetap menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman.(Gazali) Editor Restu