Akses Baru ke Bandara Syamsudin Noor Resmi Dibuka, Kadis PUPR Kalsel: Persingkat Waktu Tempuh
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Jalan menuju Bandara Syamsudin Noor secara resmi dibuka Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin, Rabu (26/3/2025) sore.
Didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, peresmian jalan baru terseut ditandai dengan pemotongan untaian bunga dan peninjauan langsung jalan akses yang telah selesai dibangun. Acara in
Plt. Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, dalam laporannya menyampaikan bahwa ruas jalan akses baru ini merupakan usulan dari Pemprov Kalsel untuk mempersingkat waktu tempuh menuju bandara.
Ruas jalan yang menghubungkan Jalan A. Yani ini memiliki panjang 2,7 kilometer dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas serta mendukung pelayanan transportasi udara di Kalsel.
Baca juga:Hari Ini KPK Periksa Febri Diansyah Terkait Kasus Harun Masiku
Acara peresmian ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur dan pelayanan publik yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan hadirnya akses baru ini, diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di wilayah Kalsel,” kata Yasin.
Dikatakannya, Bandara Internasional Syamsudin Noor merupakan gerbang udara utama di provinsi ini.
Bandara ini memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat lokal dan wisatawan, serta memperkuat konektivitas ekonomi antara Kalimantan Selatan dengan daerah lain di Indonesia dan internasional.
Baca juga:5 Hari Jelang Lebaran, Pengguna Angkutan Umum Meningkat
Pembangunannya sesuai dengan surat Gubernur Nomor: 600/00226/BM.DPUPR tahun 2023 tentang Permohonan Pembangunan Jalan Akses Baru Bandara Syamsudin Noor dan surat DPR Nomor: 16/B/ST-DPRRI/FPPP/VI/2022 tentang Permohonan Percepatan Jalan Akses ke Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Sepanjang 3 Km T.A. 2022.
Adapun sumber dana proyek kegiatan ini bersumber dari dana APBN (BA-BUN) program Inpres Jalan Daerah, Tematik Akses Simpul Transportasi (Bandara). Dengan Panjang efektif sepanjang 2,787 km dan lebar row sepanjang ± 50 m.
Proyek ini dicanangkan sejak periode PRJMN tahun 2019 – 2024. (Erna Djedi)