Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi, menambahkan bahwa siaran Ramadhan memang perlu dibenahi agar lebih menyehatkan publik, menghibur dengan baik, serta mencerdaskan tanpa mencederai semangat puasa.
“Siaran Ramadhan itu kan memang ada beberapa hal yang memang perlu kita benahi bersama-sama, supaya proses siaran itu bisa menyehatkan publik, bisa menghibur dengan baik, mencerdaskan, gitu loh. Dan tidak ada hal yang mencederai terhadap semangat puasa Ramadhan. Jadi, siaran yang baik seperti itu. Bagaimana orang khusyuk, lalu kemudian ketika menonton itu, dia terhibur. Tapi dalam hiburnya tidak ada pelanggaran. Nah, di situlah yang kita inginkan.” ujarnya kepada MUIDigital usai menerima kunjungan dari SCTV.
Menurutnya, SCTV memiliki produksi tayangan yang luar biasa dan merupakan salah satu yang terbaik. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu dikomunikasikan dan disempurnakan, terutama terkait dengan penggunaan bahasa serta unsur hiburan dalam program agar tidak menyinggung publik.
“SCTV itu produksi-produksinya luar biasa dan salah satu yang paling bagus. Tapi masih ada beberapa hal yang perlu kita komunikasikan, kita silaturahim, supaya kalau ada hal yang berhubungan dengan kalimat-kalimat yang berhubungan langsung dengan publik, lelucon-lelucon, jangan sampai mencederai publik,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Kiai Masduki juga mengusulkan adanya kerja sama dalam bentuk pelatihan untuk meningkatkan keterampilan penyiaran.







