Seorang warga Jepang, Haruki Osawa, mengatakan makanan buka puasa di masjid itu enak dan orang-orangnya juga ramah serta baik.
Ia mengaku terkesan dengan perbedaan budaya para jemaah di masjid tersebut, khususnya Turki dan Islam, dengan budaya Jepang.
“Ini kali pertama saya ke masjid ini. Yang paling membuat saya terkesan adalah di sini ada budaya saling membantu untuk mengumpulkan pahala selama masih hidup. Ini sangat berbeda dengan budaya Jepang yang tak terlalu memikirkan bagaimana hidup sekarang dan di masa depan,” katanya.
Pengunjung lainnya, seorang wanita mualaf Jepang mengatakan ini kali pertamanya mengikuti buka puasa bersama di masjid tersebut.
Ia mengaku senang bisa bertemu banyak orang dan menghabiskan waktu berpuasa di masjid ini.
View this post on Instagram
(yayu)
Editor: Yayu







