Saat Berbuka, Makan Dahulu Atau Shalat Dahulu? Ini Kata Rasulullah SAW
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM - Momen berbuka puasa adalah saat yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Namun, dalam praktiknya, muncul perbedaan pendapat mengenai urutan yang sebaiknya dilakukan: apakah lebih baik melaksanakan sholat maghrib terlebih dahulu atau mengutamakan berbuka puasa?
Sebagian orang berpendapat bahwa menyegerakan berbuka adalah yang utama, sesuai dengan anjuran untuk tidak menunda-nunda berbuka. Sementara itu, ada juga yang berargumen bahwa sholat maghrib, sebagai ibadah wajib, sebaiknya didahulukan sebelum menikmati hidangan berbuka.
Anjuran Menyegerakan Berbuka Puasa
Rasulullah SAW menekankan pentingnya menyegerakan berbuka puasa. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, dan Tirmidzi, beliau bersabda:
"Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka."
Niat Berbuka PuasaSebelum berbuka, disunnahkan untuk mengucapkan niat, baik dalam hati maupun secara lisan. Berikut adalah contoh niat berbuka puasa:
Bacaan Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: “Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits Berbuka dengan KurmaRasulullah SAW juga menganjurkan berbuka dengan kurma karena dianggap mendatangkan keberkahan. Dalam hadits riwayat Abu Dawud, beliau bersabda:
"Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, maka berbukalah dengan kurma, sebab kurma itu mendatangkan berkah. Namun apabila tidak ada, berbukalah dengan air karena air itu bersih."
Urutan Berbuka yang DianjurkanMenurut Moh Abdul Mughis, S.Ag, M.Pd.I, Pengasuh Madrasah Diniyah Hidayatul Mibtadin, berbuka yang baik adalah dengan mengonsumsi takjil secukupnya, seperti kurma, makanan manis, dan air putih, sebelum melaksanakan sholat maghrib.
Pentingnya Takjil Saat BerbukaMakan ringan atau yang biasa disebut takjil lebih diutamakan saat berbuka. Secara etimologis, takjil berarti “menyegerakan,” yang merujuk pada perintah untuk tidak menunda berbuka puasa. Oleh karena itu, berbuka dengan makanan ringan dan air putih sebelum sholat maghrib menjadi pilihan yang tepat.
Niat Sholat MaghribSetelah berbuka ringan, umat Islam melaksanakan sholat maghrib. Sebelum melaksanakan sholat, disunnahkan untuk mengucapkan niat. Berikut adalah contoh niat sholat maghrib:
Bacaan Latin: Ushalli fardhal maghribi tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’ala.
Artinya: “Saya melakukan sholat fardhu Maghrib sebanyak tiga rakaat dengan menghadap kiblat, pada waktunya karena Allah Ta’ala.”
Kesimpulan
Mengacu pada ajaran Rasulullah SAW, berbuka puasa sebaiknya dilakukan terlebih dahulu dengan makanan ringan seperti kurma atau air putih. Setelah itu, sholat maghrib dapat dilaksanakan sebelum menyantap makanan utama. Dengan mengikuti sunnah ini, ibadah puasa dan sholat tetap terjaga dengan baik serta memberikan manfaat optimal bagi tubuh dan spiritualitas selama bulan Ramadan.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad