Pria yang mengenakan kaus warna terang langsung menjauh. Sementara pria yang berkaus gelap sepertinya berada di antara pria yang baru datang tersebut.
Namun hanya dalam hitungan detik, pria yang mengenakan kaus warna gelap tiba-tiba lari ke seberang sepertinya ke dalam sebuah gang.
Beberapa pria terlihat mengejar ke dalam gang. Tak berapa lama, seorang pria keluar dan seperti mengambil sesuatu di motor diduga senjata tajam.
Dari rekaman video terdengar suara bahwa motor yang datang saat itu sekitar 4 buah.
Hingga saat ini, polisi telah menetapkan seorang pria berinisial HS (26) sebagai pelaku penganiayaan yang terjadi di Jalan Kelayan A depan Gang Rahmi RT. 10 RW. 01 Kelurahan Murung Raya Kecamatan Banjarmasin Selatan itu.
HS diamankan di hari yang sama sekitar pukul 22.45 Wita di kediamannya di Jalan 9 Oktober, Pekauman, Banjarmasin Selatan.
Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christogus Lirens menerangkan dari hasil pemeriksaan dan motif. HS melakukan penganiayaan itu karena sakit hati.
“Pelaku bukan anggota gangster. Motifnya murni karena sakit hati,” tegas Kapolsek Banjarmasin Selatan kepada Humas Polresta Banjarmasin.
Lanjut ia mengatakan korban, berinsial M (29), mengalami luka bacok di bagian punggung belakang sebelah kiri akibat serangan senjata tajam jenis celurit. (Erna Djedi)







