WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Pasar Wadai Ramadan resmi dibuka di Taman Siring 0 Kilometer, Banjarmasin, Sabtu (1/3/2025) sore. Acara tahunan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) dan Pemerintah Kota Banjarmasin (Pemko Banjarmasin). Pantauan di lapangan, sejak pukul 15.00 Wita, warga mulai memadati area pasar untuk berburu berbagai kuliner khas Ramadan. Tahun ini, konsep pasar wadai dibuat berbeda dengan sinergi antara Pemprov Kalsel dan Pemko Banjarmasin untuk mempererat kerja sama dalam mendukung perekonomian masyarakat. Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyampaikan bahwa inovasi tahun ini tidak sekadar menyediakan kuliner berbuka puasa, tetapi juga memungkinkan masyarakat untuk menikmati makanan hingga waktu sahur. "Tahun ini kita kolaborasi antara Provinsi Kalsel dengan Kota Banjarmasin. Biasanya diadakan secara terpisah, tetapi sekarang kita buat bersama-sama," ujar Gubernur Muhidin. Tak hanya itu, Pasar Wadai kali ini dibuka hingga pukul 02.00 Wita, sehingga masyarakat bisa berbuka sekaligus makan atau membeli makanan untuk sahur di sini. Ia menambahkan bahwa berbagai hidangan dengan harga terjangkau tersedia di warung-warung yang dikelola oleh berbagai organisasi, seperti PKK, BKW, dan Dharma Wanita. BACA JUGA: Hukum Salat Tahajud di Bulan Ramadan, Apakah Boleh Setelah Tarawih? Pemerintah daerah berharap konsep ini dapat memberikan pengalaman berbuka dan sahur yang nyaman bagi masyarakat. Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, H.M. Yamin, menyambut baik kerja sama ini dan berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kota terus berlanjut, tidak hanya dalam penyelenggaraan Pasar Wadai, tetapi juga dalam kebijakan lainnya. "Kita ingin perekonomian Kota Banjarmasin semakin berkembang dengan adanya Pasar Wadai. Selain itu, kebersihan lingkungan juga harus diperhatikan," ucap Yamin lagi. Pihaknya berharap pengelolaan sampah dari pasar wadai ini, baik organik maupun non-organik, dilakukan dengan baik oleh stakeholder yang bertanggung jawab. Yamin juga menekankan pentingnya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dan mengajak masyarakat untuk lebih sadar dalam menjaga kebersihan kota. (Ramadan) Editor: Yayu