Sebelumnya, perlawanan warga terhadap angkutan batu bara kerap berujung ricuh. Selain menyebabkan kecelakaan dan kerusakan jalan, konflik ini bahkan pernah memakan korban jiwa dalam penyerangan terhadap posko tolak hauling batu bara pada akhir 2024 lalu.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kejadian sweeping ini. Bagaimana kelanjutan aksi emak-emak ini? Pantau terus perkembangannya!(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







