Kegiatan monitoring yang dilakukan oleh BPP Cintapuri Darussalam tidak hanya bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan sistem tusip yang diterapkan, tetapi juga untuk memberikan dukungan teknis dan konsultasi yang dibutuhkan.
“Satu hal yang menarik dari usaha pertanian adalah populasi tanaman cabainya mencapai 8.900 pohon. Jumlah ini menunjukkan skala usaha yang cukup besar dan potensi pendapatan yang signifikan. BPP Cintapuri Darussalam memberikan apresiasi atas kerja keras dan inovasi yang telah dilakukan,” jelasnya.
Koordinator Balai Cintapuri Darussalam, Slamet Edy Santoso, melalui kegiatan monitoring ini mengatakan pihaknya berharap dapat memberikan inspirasi bagi petani lainnya untuk menerapkan sistem tusip sebagai salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan.
“Kami juga berharap bahwa program YESS dapat terus memberikan dukungan bagi generasi muda yang tertarik untuk terjun ke dunia pertanian,” kata Edy lagi. (mc banjar)
Editor: Yayu







