Korban masih dalam keadaan sadar sempat bersuara, tetapi pelaku panik dan takut aksinya terdengar warga.
Dalam kondisi kalut, pelaku menyumpal mulut korban dengan baju milik anaknya hingga akhirnya Saeri kehabisan nafas dan meninggal dunia di tempat.
Pelaku mengaku bahwa korban sebelumnya pernah mengajaknya menikah, tetapi ia menolak lantaran mengetahui bahwa korban telah memiliki istri.
Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku kebingungan dan tidak bisa tidur semalaman.
Pelaku kemudian membuang jasad Sae ke lahan kosong di Desa Tebana, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura pada 11 Februari 2025. Hingga polisi kemudian berhasil menangkap Sah. (Berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







