WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Mengawali tahun 2025, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Balangan kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor) di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Balangan pada Kamis (6/2/2025). Pertemuan ini menjadi ajang evaluasi serta penyusunan langkah strategis terkait permasalahan lalu lintas di daerah tersebut. Rakoor ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk jajaran Dishub Balangan, Satlantas Polres Balangan, perwakilan Kejaksaan, serta anggota Forum LLAJ lainnya. Kepala Dishub Balangan, Musa Abdullah, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam mendukung kelancaran lalu lintas selama tahun 2024. Baca juga:Catat Tanggalnya! Bazar UMKM HPN 2025 Kalsel di Halaman Kantor Gubernur di Banjarbaru "Ke depan, sinergi ini akan terus diperkuat agar permasalahan lalu lintas bisa diselesaikan dengan baik sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi," ujarnya. Beberapa isu utama yang dibahas dalam pertemuan ini meliputi pemasangan rambu yang masih belum tuntas, pengaturan angkutan yang melebihi kapasitas muatan, serta sistem parkir yang perlu ditata ulang. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada kondisi traffic light di Kota Paringin yang dinilai sudah layak untuk diaktifkan. "Berdasarkan hasil kajian di lapangan, lampu lalu lintas di bundaran Paringin memang sudah seharusnya berfungsi. Namun, kami masih menunggu koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) terkait kemungkinan adanya penataan atau pelebaran jalan di sekitar area tersebut," tambah Musa. Kasatlantas Polres Balangan, Simon Jumadi, turut menyoroti permasalahan parkir truk di sekitar Masjid Al-Akbar dan kantor Inspektorat yang perlu dievaluasi. Ia juga menekankan pentingnya perbaikan jalan berlubang yang banyak ditemukan di beberapa titik strategis di Balangan. "Kami akan berkoordinasi dengan Dinas PU agar perbaikan jalan tidak hanya dilakukan dengan menutup lubang menggunakan batu, tetapi diaspal dengan baik agar lebih aman bagi pengguna jalan," tegas Simon. Lebih lanjut, ia menyoroti angka kecelakaan lalu lintas di Balangan yang mengalami peningkatan pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karena itu, ia berharap adanya solusi konkret untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. (Alfi) Editor: Erna Djedi