Dapat Bantuan dari Pemprov Kalsel, Marliana Mengaku Lebih Sebulan Rumahnya di Desa Teluk Selong Terendam Banjir
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA– Marliana tampak senang mendapat bantuan sembako dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Ia adalah satu di antara banyak warga Desa Teluk Selong, Kabupaten Banjar yang terdampak banjir dan mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan hari ini, Senin (27/1/2025).
Ia mengaku sudah lebih dari sebulan rumahnya tergenang banjir.
Banjir ini membuatnya susah bekerja mencari nafkah sehingga dengan adanya bantuan ini memperingan beban hidupnya.
"Ini bantuan yang kedua, yang pertama kemarin dari Babinsa. Ngalih bagawi (red: sulit bekerja) mun tarandam (banjir),” ujarnya.
Ia mengaku senang karena bantuan berupa sejumlah sembako dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang diserahkan dinilai tepat dan sangat dibutuhkan dalam kondisi saat ini.
Sementara itu, bantuan berupa 500 paket sembako dan peralatan logistik lainnya diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel kepada korban terdampak banjir di Desa Teluk Selong dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Senin (27/1/2025) di teras Madrasah Sabilal Rosyad, Desa Teluk Selong Ulu.
Sebelum melakukan penyerahan bantuan, H. Muhidin memberikan instruksi agar bantuan paket sembako dibuka terlebih dahulu sebagai bentuk transparansi ke warga.
“Hari ini merupakan kegiatan ketiga kalinya yang kami laksanakan. Penyaluran bantuan di Desa Teluk Selong Ulu ini berdasarkan permintaan Pemerintah Kabupaten Banjar," ucap Muhidin saat ditemui oleh awak media usai acara.
Pada kegiatan sebelumnya, Gubernur Muhidin telah menyalurkan bantuan paket sembako di Kabupaten Barito Kuala dan Kecamatan Kurau di Kabupaten Tanah Laut.
BACA JUGA: Banjir di Pengaron, Ketinggian Air Hampir 1 Meter
Pada kesempatan ini, Gubernur menyerahkan bantuan kepada warga Desa Teluk Selong berupa obat-obatan, peralatan mandi, 500 paket sembako, 5.000 biji telur serta uang sebesar Rp50 juta untuk 500 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak, dengan harapan banjir cepat surut dan tidak hujan lagi. (Ikhsan)
Editor: Yayu