WARTABANJAR.COM, GIANYAR - Laskar Antasari menang besar atas Persebaya Surabaya dalam pertandingan lanjutan pekan ke-20 BRI Liga 1. Kedua tim bermasin di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (25/1/2025) malam, di mana Barito Putera bertindak sebagai tuan rumah. Dalam laga ini, Barito Putera sukses menaklukkan Persebaya Surabaya tanpa balas, 3-0. Seluruh gol Barito Putera berkat hat-trick pemain asing yang baru saja bergabung, Matias Mier. Baca juga:PSSI Resmi Teken Kontak dengan Gerald Vanenburg Jalannya Pertandingan Saat duel berlangsung baru delapan menit, Barito Putera telah berhasil memimpin. Matias Mier membobol gawang Persebaya Surabaya dan membawa timnya unggul 1-0. Mier mendapat bola tarik matang di kotak penalti sebelum menghujamkan bola ke gawang Persebaya. Barito Putera menjauh 2-0. Persebaya nyaris mencetak gol di menit ke-29. Bola sontekan Dejan Tumbas di depan gawang bisa ditepis kiper Barito, Satria Tama. Tidak ada gol tambahan tercipta hingga turun minum. Babak pertama berakhir dengan keunggulan Barito Putera 2-0. Baca juga:Sambut Cucu Pertama, Sule Siapkan Kamar Bayi Khusus Hingga Berikan Wejangan ke Rizky Febian Persebaya Surabaya menggempur pertahanan Barito Putera di babak kedua. Beberapa peluang Bajul Ijo masih belum bisa menjebol gawang Barito Putera hingga menit ke-75. Mathias Mier kembali jadi momok menakutkan Persebaya Surabaya. Dia menanduk masuk bola umpan silang di kotak penalti pada injury time dan memastikan kemenangan Barito Putera 3-0. Kemenangan ini membuat Barito Putera mengoleksi 18 poin dan berada di urutan ke-15 klasemen Liga 1. Persebaya gagal memangkas poin dari Persib Bandung dan tertahan di urutan kedua dengan 37 poin, tertinggal 6 angka dari Persib. Susunan Pemain Barito Putera: Satria Tama; Aditya Daffa, Anderson, Renan Silva, Novan Sasongko; Nazar Nurzaidin, Levy Madinda, Matias Mier; Rizky Pora, Eksel Timothy, Lucas Morelatto. Persebaya Surabaya: Ernando Ari; Arief Pamungkas, Slavko Damjanovic, Kadek Maheswara, Alfan Suaib; Malik Risaldi, Bassim Ahmed, Gilson, Bruno Moreira; Flavio Fa Silva, Dejan Tumbas. (Berbagai sumber)