WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Keindahan alam Gunung Rimpi atau Bukit Rimpi di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, ternyata juga menyimpan sisi kelam. Dalam empat hari terakhir saja, dua kecelakaan lalu lintas berat terjadi, merenggut dua nyawa pengendara roda dua dan menyebabkan satu korban luka berat di wajah. Kecelakaan terbaru tercatat terjadi pada Minggu pagi (12/1/2025) sekitar pukul 09.30 WITA. Insiden berlangsung di Jalan A. Yani Desa Tampang, Kecamatan Pelaihari, tak jauh dari kawasan Bukit Rimpi, yang terkenal sebagai titik rawan kecelakaan di Tala. BACA JUGA:Kecelakaan di Angsana, Mobil Travel Vs Truk, Sopir dan Penumpang Alami Luka-Luka Tikungan Maut di Bukit Rimpi Bukit Rimpi memang menjadi destinasi wisata favorit dengan pemandangan memukau. Namun, jalanan menuju kawasan ini sering kali menjadi momok bagi para pengendara. Tikungan tajam yang berada di tanjakan dan turunan curam kerap memicu kecelakaan fatal. Warga setempat dan pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintas di jalur menuju bukit ini. Pesona Bukit Rimpi yang Menawan Bukit Rimpi, yang populer dengan sebutan "Bukit Teletubbies", menawarkan keindahan padang savana hijau yang memukau. Hamparan rumputnya yang luas berpadu dengan panorama alam sekitarnya, menciptakan suasana bak berada di New Zealand. Lokasi ini dapat ditempuh dalam 30 menit dari Kota Pelaihari atau sekitar 2 jam dari Kota Banjarmasin. Tak jarang, gerombolan hewan ternak terlihat mencari makan di sekitar kawasan bukit, menambah kesan alami dan memikat. Salah satu daya tarik utama Bukit Rimpi adalah keindahan matahari terbit. Banyak pengunjung rela datang pagi-pagi demi menyaksikan panorama menakjubkan ini. BACA JUGA:Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Beruntun di Jalan S Parman dan Tetapkan Sopir Jadi Tersangka Peringatan untuk Pengendara Meski menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa, jalur menuju Bukit Rimpi tetap menjadi perhatian serius. Dengan terus bertambahnya korban jiwa akibat kecelakaan, masyarakat diingatkan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama di titik rawan seperti tikungan maut Bukit Rimpi.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad