WARTABANJAR.COM – Personel grup idola K-Pop TXT, Huening Kai, menunjukkan kepeduliannya terhadap korban tragedi kecelakaan pesawat Jeju Air dengan memberikan donasi sebesar 50 juta won atau sekitar Rp 551,7 juta. Bantuan tersebut disalurkan melalui Palang Merah Korea pada 1 Januari 2025. "Huening Kai memberikan donasi 50 juta won pada 1 Januari 2025 untuk korban kecelakaan pesawat Jeju Air," ungkap perwakilan Palang Merah Korea, sebagaimana dilansir dari KpopStarz, Sabtu (4/1/2025). Dukungan untuk Keluarga Korban Donasi yang diberikan oleh Huening Kai akan digunakan untuk membantu keluarga korban yang terdampak peristiwa tragis tersebut. Selain itu, bantuan ini juga akan mendukung proses pemulihan pasca-kejadian, baik secara fisik maupun emosional. BACA JUGA:Anjing Ini Terus Menunggu Kedatangan Tuannya yang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Korea Selatan Huening Kai mengungkapkan rasa duka mendalam yang mendorongnya untuk mengambil langkah ini. "Saya merasakan kesedihan yang mendalam saat mendengar kabar mendadak tentang kecelakaan tersebut. Saya ingin memberikan bantuan, sekecil apa pun, kepada keluarga yang berduka," ungkapnya. Dukungan dari Selebritas Korea Selatan Selain Huening Kai, sejumlah selebritas Korea Selatan juga turut memberikan donasi untuk membantu korban tragedi Jeju Air. Di antaranya adalah Im Siwan, Park Na-rae, J-Hope BTS, Lee Young-ji, dan Jin Lovelyz. Tragedi di Bandara Muan Kecelakaan tragis tersebut terjadi pada 29 Desember 2024, saat pesawat Boeing 737-800 milik Jeju Air tergelincir di Bandara Muan. Insiden itu terjadi setelah pesawat menabrak burung, yang menyebabkan kerusakan pada roda pendaratan. Tak lama kemudian, pesawat terbakar hebat, meninggalkan duka mendalam bagi para korban dan keluarganya. Bukti Mulia Hati Huening Kai Tindakan mulia Huening Kai membuktikan bahwa kepopulerannya sebagai idola tidak membuatnya lupa akan rasa kemanusiaan. Donasinya menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus membantu sesama, terutama di tengah situasi sulit seperti ini.(Wartabanjar.com/Beritasatu.com) editor: nur muhammad