WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir kembali membuat langkah berani dengan rencana memangkas jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi hanya 30 perusahaan melalui proses merger di 2025. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan pelat merah, terutama pada sektor-sektor yang memiliki kesamaan bidang usaha.
Erick menjelaskan bahwa saat ini upaya merger difokuskan pada tiga sektor utama: karya atau konstruksi, transportasi pelabuhan dan penyeberangan, serta sektor kereta api.
BACA JUGA:Teka-Teki Lokasi Laga Indonesia VS Bahrain Akhirnya Terjawab, Begini Jawaban Erick Thohir:
BUMN yang Akan Dimerger
Sektor Kereta Api:
PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan digabung dengan PT Industri Kereta Api (INKA).
Sektor Pelabuhan dan Transportasi Laut:
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), dan PT ASDP Indonesia Ferry.
Sektor Konstruksi:
Dari 7 perusahaan BUMN karya, seperti PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, hingga PT Adhi Karya, hanya akan dibentuk 3 klaster utama.
Target Ambisius Erick Thohir







