Kecelakaan Adu Banteng di Sebamban, Dua Mobil Terbalik dan Rusak Parah, Motor Terpental ke Parit!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor terjadi di jalan provinsi Desa Sebamban menuju Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Senin (23/12/2024) pagi.
Dalam video yang beredar luas di media sosial Instagram, terlihat sebuah mobil jenis city car dengan nomor polisi DA 1284 WL mengalami kerusakan parah di bagian depan dan terparkir di sisi badan jalan.
BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Lapangan Murjani Banjarbaru, Wanita Asal Sungai Tabuk Tewas di Tempat
Di samping mobil merah tersebut, sebuah sepeda motor terlihat masuk ke dalam gorong-gorong pinggir jalan. Tak jauh dari lokasi itu, sebuah mobil pikap ditemukan terbalik di semak-semak di pinggir jalan yang sama.
Menurut informasi dari warganet, kecelakaan ini diduga terjadi akibat adu banteng antara dua mobil, sementara sepeda motor yang berada di dekat lokasi kejadian tersenggol badan mobil hingga terpental ke pinggir jalan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas Polres Tanah Bumbu belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun jumlah korban dalam kecelakaan tersebut.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, mengingat kondisi jalan yang licin akibat hujan dan rawan kecelakaan.
7 Tips Aman Berkendara Mobil Saat Hujan Deras, Hindari Risiko Kecelakaan Fatal!
Mengemudi di tengah hujan deras memerlukan kewaspadaan ekstra untuk menghindari risiko kecelakaan. Berikut ini 7 tips penting agar perjalanan Anda tetap aman dan nyaman:
1. Kurangi Kecepatan
Mengemudi dengan kecepatan tinggi saat hujan meningkatkan risiko aquaplaning dan kecelakaan. Genangan air di jalan dapat membuat ban kehilangan cengkeraman.
👉 Kecepatan ideal saat hujan deras adalah 50-60 km/jam untuk menjaga visibilitas dan kontrol kendaraan.
2. Jaga Jarak Aman
Pastikan jarak kendaraan Anda dengan mobil di depan cukup jauh untuk memberikan ruang berhenti yang aman.
👉 Idealnya, jarak aman adalah 6-8 detik atau 50-60 meter, tergantung situasi jalan.
3. Nyalakan Lampu
Hujan deras dapat mengurangi visibilitas. Menyalakan lampu depan sangat penting agar Anda terlihat oleh pengendara lain.
👉 Hindari penggunaan lampu jarak jauh yang dapat menyilaukan, kecuali dalam kondisi benar-benar gelap.
4. Hindari Genangan Air
Genangan air tidak hanya berisiko membuat mobil kehilangan kendali, tetapi juga dapat merusak komponen seperti suspensi, sistem pendingin, dan transmisi.
👉 Lewati genangan air dengan hati-hati atau hindari sepenuhnya jika memungkinkan.
5. Jangan Gunakan Lampu Hazard
Penggunaan lampu hazard saat berkendara di tengah hujan deras adalah kesalahan yang sering dilakukan.
👉 Lampu hazard hanya untuk keadaan darurat atau saat kendaraan berhenti, sesuai UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 121.
6. Atur Suhu AC
Suhu AC yang terlalu rendah saat hujan dapat menyebabkan embun di kaca mobil, mengurangi visibilitas.
👉 Atur suhu AC lebih tinggi untuk mencegah embun pada kaca.
7. Hindari Mengerem Mendadak
Pengereman mendadak saat jalan basah dapat menyebabkan mobil tergelincir atau kecelakaan beruntun.
👉 Gunakan rem secara perlahan sambil mengurangi kecepatan untuk menghindari risiko kecelakaan.
Dengan menerapkan tips ini, perjalanan Anda saat hujan deras akan menjadi lebih aman. Selalu periksa kondisi kendaraan sebelum bepergian dan pastikan Anda siap menghadapi segala situasi di jalan! 🚗🌧️
(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad