WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) belum mengajukan nama pemain FC Utrecht Ole Romeny terkait rencana naturalisasinya untuk memperkuat timnas Indonesia. Padahal, Ketua Umum PSSI Erick Thohir beberapa waktu lalu memberikan sinyal jika pemain bola asal Timnas Senior (sebutan Timnas Belanda) itu akan diboyong ke Indonesia. Menteri Pemuda dan Olahraga Deito Ariotedjo mengatakan pihaknya masih menunggu PSSI untuk mengajukan nama Ole secara resmi. Karena proses naturalisasi Ole harus dibahas dan disetujui pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lebih dahulu. "Kalau (naturalisasi) Ole, saya masih menunggu PSSI, sampai sekarang belum mengajukan resmi," ujar Dito Ariotedjo kepada awak media di Jakarta, Rabu (04/12/2024). Baca juga: Jakarta Jaga Stabilitas Harga Jelang Nataru Dengan Cara ini Menpora meminta publik untuk bersabar meski kehadiran Ole diharapkan dapat menambah kekuatan timnas Indonesia di sisa laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. "Jadi kita tunggu saja," ujar Dito seperti dikutip Wartabanjar.com. Proses naturalisasi pemain bola asal Belanda itu terkonfirmasi lewat unggahan media sosial Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang berfoto bersama Ole Romeny. Bahkan, Ole Romeny juga terlihat menonton langsung laga timnas Indonesia vs Jepang pada pertandingan kelima putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Ole Romeny meninggalkan NEC dan bergabung bersama klub FC Emmen pada 27 Januari 2022. Dirinya telah tampil dalam 51 pertandingan dengan mencetak 14 gol dan 5 assist. Baca juga: Baim Wong Serahkan 71 Bukti di Sidang Cerai Pada 2023, ia direkrut klub FC Utrecht dan telah tampil dalam 29 pertandingan dan mencetak tiga gol. Ole juga memiliki karier sepak bola internasional yang diawali bersama tim nasional Belanda U-15 pada 2015, kemudian naik ke tim U-18 dan U-19 pada 2018, dan U-20 pada 2019. Timnas membutuhkan support skillnya untuk melawan laga sisa, yakni melawan Australia, Bahrain, China dan Jepang. Untuk laga melawan Australia dan Jepang, Indonesia akan menjalani tandang pada 20 Maret dan 10 Juni 2024. Sementara laga kandang Indonesia akan melayani Bahrain 25 Maret dan China 5 Juni 2024. Bahrain sendiri sempat mengajukan keberatan laga tandang ke Indonesia lantaran ketakutan mendapat balasan suporter atas kecurangannya di kandang sendiri yang melibatkan wasit. (Sidik Purwoko) Baca juga: DPR Belasungkawa Atas Meninggalnya Petugas di Pilkada 2024 Editor: Sidik Purwoko