WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Dinas Pertanian (Distan) Banjar melalui Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian menggelar gerakan pengendalian hama tikus (gerdal) di kelompok tani Suka Jadi, Desa Bunipah, Kecamatan Aluh-Aluh, Kamis (21/11/2024). Dalam upaya menjaga produktivitas pertanian di Kabupaten Banjar, Distan Banjar terus berupaya keras mengendalikan hama tikus, di antaranya adalah di giliran kelompok tani Suka Jadi di Desa Bunipah, Kecamatan Aluh-Aluh yang menjadi sasaran kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Tikus (Gerdal). Hama tikus menjadi salah satu ancaman serius bagi para petani di Kabupaten Banjar karena dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman padi, sehingga berdampak pada penurunan produksi. Mengingat pentingnya sektor pertanian bagi masyarakat Banjar, maka upaya pengendalian hama tikus menjadi prioritas utama. Kegiatan berlangsung di sawah warga setempat, dihadiri langsung Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian, Imelda Rosanty beserta Kepala Seksi dan stafnya, KJF Distan, POPT, Koordinator beserta PPL Aluh-Aluh, Babinsa, Kepala Desa Bunipah dan petani Desa Bunipah. Selama kegiatan, para petani diberikan edukasi mengenai siklus hidup tikus, jenis-jenis perangkap yang efektif, serta cara pembuatan umpan yang menarik bagi tikus. BACA JUGA: Curah Hujan Meningkat 40 Persen Pada November dan Desember Selain itu, dilakukan pula demonstrasi langsung teknik pemasangan perangkap tikus dan pengaplikasian rodentisida. Hasilnya cukup memuaskan, yaitu puluhan tikus berhasil ditangkap dan dikendalikan. Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian, Imelda Rosanty menjelaskan pihaknya tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung agar petani dapat menerapkan ilmu yang didapat. Tujuannya agar mereka mampu mengendalikan hama tikus secara mandiri dan berkelanjutan. "Hama tikus memang menjadi masalah klasik yang dihadapi petani. Kita harus bertindak cepat dan tepat untuk mencegah kerugian yang lebih besar," katanya. Para petani yang hadir dalam kegiatan Gerdal ini menyambut antusias upaya yang dilakukan oleh Distan Banjar, dengan harapan kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin untuk mengatasi masalah hama tikus. "Kita tidak hanya fokus pada pengendalian, tetapi juga pada upaya pencegahan. Dengan berbagai upaya yang kita lakukan, diharapkan masalah hama tikus dapat teratasi secara berkelanjutan," pungkas Imelda. (MC Banjar) Penyunting: Yayu