WARTABANJAR.COM, KOTABARU - Pasangan calon (paslon) H. Rusli dan Syairi Mukhlis melakukan blusukan ke Desa Batuah, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Selasa (29/10/2024). Keduanya datang dengan berjalan kaki menyusuri gang-gang sempit dengan mengenakan kemeja putih bertuliskan RS di dada kiri. Sesampainya di RT 8 mereka dihadang ratusan warga yang sudah menunggunya. Mereka bukan bermaksud jahat pada aksi blusukan paslon itu melainkan menyambut calon pemimpin Kabupaten Kotabaru dengan wajah bahagia. "Coblos nomor satu!" ucap seorang warga yang diikuti oleh warga lainnya. "H. Rusli - Syairi menang!" kata mereka seperti dikutip Wartabanjar.com. Baca juga: Pelayanan Gizi di Kalsel Belum Merata Rusli dan Syairi merespons sambutan hangat warga tersebut dengan penuh semangat. Tak sedikit yang mengajak selfi alias foto bareng dengan calon pemimpin tersebut. Secara bergantian, keduanya menyampaikan visi misi dan program unggulannya. Rusli lantas menyampaikan komitmennya untuk melakukan pembangunan jalan dan jembatan dari wilayah perkotaan hingga perdesaan. Dari banyak desa yang dia kunjungi, warga selalu mengeluhkan kerusakan jalan dan pembangunan infrastruktur yang tidak merata. Masalah tidak meratanya pembangunan ini juga berdampak pada sektor pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, H. Rusli - Syairi memprioritaskan dua sektor itu. Begitu pun dengan pengembangan sektor pertanian, perkebunan, perikanan hingga keagamaan. Baca juga: Bansos Tak Merata, Bob Tutupoly Sampaikan Aspirasi ke Lisa Halaby "Kami berdua berharap do'a restu dan dukungan agar kami bisa menjalankan program yang berpihak untuk masyarakat tadi," tuturnya. Sementara Syairi Mukhlis meyakinkan warga Desa Batuah bahwa Kotabaru akan bergerak menuju perubahan jika calon Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru nomor urut 1 menang pada 27 November nanti. "Kami akan melakukan perubahan. Kalau sepuluh tahun sebelumnya hanya fokus pengembangan pariwisata, maka akan kami ubah dan alihkan dana ratusan miliar per tahun untuk sektor yang penting bagi masyarakat kita," tandasnya. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko