Big Match Barcelona vs Munchen di UCL: Rival Tak Mudah Takluk
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BARCELONA - Salah satu big match pada matchday ketiga Liga Champions, Kamis dinihari (24/10) WIB, juara lima kali Barcelona akan menjamu juara enam kali Bayern Munich.
Kedua tim kini sama-sama mengumpulkan tiga poin setelah dua pertandingan, Kekalahan lagi di sini bisa membuat kedua tim terancam keluar dari 24 besar.
Awal luar biasa Hansi Flick sebagai manajer Barcelona berlanjut pada akhir pekan, saat kemenangan 5-1 atas Sevilla mempertahankan keunggulan tiga poin mereka di puncak La Liga.
Baca juga:Real Madrid Tempel Ketat Barcelona Setelah Empaskan Villareal
Satu-satunya cacat di dalam negeri sejauh ini adalah kekalahan saat bertandang ke Osasuna, sementara satu-satunya kekalahan Flick lainnya terjadi saat melawan tim Monaco yang tampil mengesankan setelah mereka bermain dengan 10 pemain di babak pertama.
Barca kembali tampil bagus pada pertandingan kedua, mengalahkan Young Boys 5-0. Kini persiapan sempurna untuk kunjungan tim kelas berat Jerman - Flick, dan Robert Lewandowski pun siap unjuk gigi.
Bos Barca kini telah memenangkan 17 dari 20 pertandingannya di Liga Champions, rasio kemenangan terbaik dari manajer mana pun dalam sejarahnya.
Itu juga kemenangan terbanyak yang pernah diraih pelatih dalam 20 pertandingan pembuka mereka di kompetisi tersebut.
Namun, sejarah Barcelona melawan Bayern sangat tidak menyenangkan menjelang pertemuan ini, karena tim Catalan hanya menang dua kali dalam 15 pertemuan sebelumnya.
Enam pertemuan terakhir semuanya menguntungkan Bayern, termasuk kemenangan menakjubkan 8-2 pada tahun 2020. Sementara tim Bavaria juga telah menang empat kali berturut-turut sejak saat itu tanpa kebobolan.
Baca juga:Prediksi Arsenal vs Barcelona di Liga Champions Malam Ini: Cari Pembeda
Kekalahan pada malam ini jelas akan membuat Barca menyamai rekor kekalahan beruntun terpanjang klub mereka melawan satu lawan, sebuah prestasi yang tidak diinginkan yang terjadi pada awal tahun 1960-an melawan tim Real Madrid yang menguasai segalanya.
Sementara itu dengan 10 kemenangan atas Barca di Liga Champions, Bayern bisa menyamai rekor kemenangan terbanyak yang pernah diraih tim mana pun melawan satu lawan di kompetisi tersebut.
Ia juga menjadi tim pertama yang memenangi tujuh pertandingan berturut-turut melawan sebuah tim sejak Real Madrid melakukannya melawan Ajax sepanjang tahun 2010-an.
Vincent Kompany berharap timnya bisa merespons setelah kekalahan mengecewakan saat bertandang ke Aston Villa pada matchday kedua, ketika Jhon Duran memanfaatkan umpan Manuel Neuer untuk mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir.
Hasil itu mengakhiri 41 pertandingan tak terkalahkan Bayern di fase Liga Champions ini, dan itu juga berarti mereka bisa kalah tiga kali berturut-turut di Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Sebab sebelumnya mereka juga kalah dramatis di kandang Real Madrid pada musim lalu pada babak semifinal.
Baca juga:Jelang Monaco vs Barcelona di Liga Champions: Demi Gengsi Tinggi
Tiga pertandingan tanpa kemenangan berakhir pada akhir pekan, ketika Harry Kane mencetak hattrick keenamnya untuk Bayern dalam perjalanan mereka mengalahkan Stuttgart 4-0, menjaga mereka tetap di puncak Bundesliga dengan selisih gol atas RB Leipzig.
Kemungkinan susunan pemain:
Barcelona: Inaki Pena; Kounde, Pau Cubarsi, Inigo Martinez, Balde; De Jong, Pedri; Yamal, Dani Olmo, Raphinha; Lewandowski
Bayern Munich:
Neuer; Laimer, Upamecano, Kim, Davies; Kimmich, Joao Palhinha; Olise, Muller, Gnabry; Kane
Prediksi skor: 2-1 (pwk)
Editor:purwoko