WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan, sedang, hingga hujan disertai petir mengguyur mayoritas wilayah kota besar di Indonesia pada Jumat (18/10). Semua pihak diminta mewaspadai potensi dan fenomena yang menyertai. Prakirawati BMKG Raeni Chindi dalam keterangan di Jakarta, Jumat, menjelaskan potensi hujan berintensitas ringan atau dengan curah hujan kurang dari 2,5 mm per jam diprakirakan mengguyur sejumlah kota besar, di antaranya Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, Serang, Denpasar, Gorontalo, Palu, Sorong, Ambon, Jayapura, Jayawijaya. Baca juga:BMKG Sebut Indonesia Sedang Alami Peralihan Musim September ini Kota lainnya, seperti Kota Medan, Tanjung Pinang, Mamuju, Merauke, diprakirakan diguyur hujan berintensitas sedang atau curah hujan lebih dari 4,0 mm per jam. Sedangkan hujan yang disertai petir akan terjadi di Kota Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin, Palangka Raya, Pontianak, Manado, Ternate, Nabire, dengan suhu berkisar 16-35 Celcius. Cuaca berawan Sementara untuk Kota Lampung, Bengkulu, Kupang, Makassar, Manokwari, Padang, Pangkal Pinang, Palembang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Mataram, Kendari, diprakirakan berawan, berkabut dan berawan tebal sepanjang hari dengan suhu berkisar 25-30 Celcius. Ia menjelaskan sirkulasi siklonik juga terpantau di Samudera Pasifik timur laut Indonesia dan membentuk daerah perlambatan kecepatan angin yang memanjang di Samudera Pasifik timur Filipina, konvergensi dari Aceh–Selat Malaka, Kalimantan Tengah–Kalimantan Barat, Kalimantan Timur-Kalimantan Tengah bagian utara, Kalimantan Selatan, Laut Sulawesi, Papua Barat, Papua Pegunungan. Kondisi tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan disepanjang jalur konvergensi itu. Baca juga:Peringatan Dini BMKG untuk Cuaca Kalsel Sepekan ke Depan Angin permukaan di Indonesia umumnya didominasi angin yang bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam. Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi banjir rob pada tanggal 18 Oktober 2024 di pesisir Sumatera Utara.(pwk) Editor: purwoko