Dalam acara itu, Panglima TNI menyebut ada 36 kepala negara/kepala pemerintahan yang bakal hadir.

“Kegiatan ini bukan hanya acara kenegaraan biasa, melainkan simbol kelangsungan demokrasi dan kedaulatan bangsa Indonesia. Waspadai kemungkinan munculnya ancaman sebelum, selama, dan sesudah pelaksanaan operasi pengamanan VVIP,” bebernya.(pwk)